SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA, AMBIL MANFAAT, BUANG YANG KURANG BERKENAN..

Selasa, 08 Maret 2016

Muhammad Al-Fatih, Sang penakluk Konstantinopel.


Sultan Mehmed II atau juga dikenal sebagai Muhammad Al-Fatih Mehmet, juga dikenal sebagai el-Fatih (الفاتح), "sang Penakluk", dalam bahasa Turki Usmani, atau, Fatih Sultan Mehmet dalam bahasa Turki; 
Lahir pada 30 Maret 1432 – 3 Mei 1481). Ia merupakan seorang sultan Turki Utsmani yang menaklukkan Kekaisaran Romawi Timur. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 6 bahasa saat berumur 21 tahun. Dari sudut pandang Islam, ia dikenal sebagai seorang pemimpin yang hebat, pilih tanding, dan tawadhu' setelah Sultan Salahuddin Al-Ayyubi (pahlawan Islam dalam perang Salib) dan Sultan Saifuddin Mahmud Al-Qutuz (pahlawan Islam dalam peperangan di 'Ain Al-Jalut melawan tentara Mongol).
Kejayaannya dalam menaklukkan Konstantinopel menyebabkan banyak kawan dan lawan kagum dengan kepimpinannya serta taktik & strategi peperangannya yang dikatakan mendahului pada zamannya dan juga kaedah pemilihan tenteranya. Ia merupakan anak didik Syekh Syamsuddin yang masih merupakan keturunan Abu Bakar As-Siddiq.

Ia jugalah yang mengganti nama Konstantinopel menjadi Islambol (Islam keseluruhannya). Kini nama tersebut telah diganti oleh Mustafa Kemal Ataturk menjadi Istanbul. Untuk memperingati jasanya, Masjid Al Fatih telah dibangun di sebelah makamnya.

Diceritakan bahwa tentara Sultan Muhammad Al Fatih tidak pernah meninggalkan salat wajib sejak baligh & separuh dari mereka tidak pernah meninggalkan salat tahajjud sejak baligh. Hanya Sulthan Muhammad Al Fatih saja yang tidak pernah meninggalkan salat wajib, tahajud & rawatib sejak baligh hingga saat kematiannya. Sebelumnya anatolia sudah disatukan oleh Bayezid I 50 tahun sebelum
Istanbul atau yang dulu dikenal sebagai Konstantinopel, adalah salah satu bandar termasyhur dunia. Bandar ini tercatat dalam tinta emas sejarah Islam khususnya pada masa Kesultanan Utsmaniyah, ketika meluaskan wilayah sekaligus melebarkan pengaruh Islam di banyak negara. Bandar ini didirikan tahun 330 M oleh Maharaja Bizantium yakni Constantine I. Kedudukannya yang strategis,
membuatnya punya tempat istimewa ketika umat Islam memulai pertumbuhan di masa Kekaisaran Bizantium. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga telah beberapa kali memberikan kabar gembira tentang penguasaan kota ini ke tangan umat Islam seperti dinyatakan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam pada perang Khandaq.

Semenjak kecil, Sultan Muhammad Al-Fatih telah mencermati usaha ayahnya menaklukkan Konstantinopel. Bahkan beliau mengkaji usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keinginan yang kuat baginya meneruskan cita-cita umat Islam. Ketika beliau naik tahta pada tahun 855 H/1451 M, dia telah mulai berpikir dan menyusun strategi untuk menawan kota bandar tadi. Kekuatan Sultan Muhammad Al-Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Sejak kecil, dia dididik secara intensif oleh para 'ulama terulung di zamannya. 

Di zaman ayahnya, yaitu Sultan Murad II, Asy-Syeikh Muhammad bin Isma'il Al-Kurani telah menjadi murabbi Amir Muhammad (Al-Fatih). Sultan Murad II telah mengantar beberapa orang ulama untuk mengajar anaknya sebelum itu, tetapi tidak diterima oleh Amir Muhammad. Lalu, dia menghantar Syeikh Al-Kurani dan memberikan kuasa kepadanya untuk memukul Amir Muhammad jika membantah perintah gurunya.

Waktu bertemu Amir Muhammad dan menjelaskan tentang hak yang diberikan oleh Sulthan, Amir Muhammad tertawa. Dia lalu dipukul oleh Asy-Syeikh Al-Kurani. Peristiwa ini amat berkesan pada diri Amir Muhammad lantas setelah itu dia terus menghafal Al-Qur'an dalam waktu yang singkat. Di samping itu, Asy-Syeikh Ak Samsettin (Syamsuddin) merupakan murabbi Sultan Muhammad Al-Fatih yang hakiki. Dia mengajar Amir Muhammad ilmu-ilmu agama seperti Al-Qur'an, hadits, fiqih, bahasa (Arab, Parsi dan Turki), matematika, falak, sejarah, ilmu peperangan dan sebagainya.
Syeikh Samsettin lantas meyakinkan Amir Muhammad bahwa dia adalah orang yang dimaksudkan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam di dalam hadits pembukaan Kostantinopel. 

Ketika naik takhta, Sultan Muhammad segera menemui Syeikh Semsettin untuk menyiapkan bala tentara untuk penaklukan Konstantinopel. Peperangan itu memakan waktu selama 54 hari. Persiapan pun dilakukan. Sultan berhasil menghimpun sebanyak 250 ribu tentara. 

Para mujahid lantas diberikan latihan intensif dan selalu diingatkan akan pesan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam terkait pentingnya Konstantinopel bagi kejayaan Islam. Wasiat janji itu berbunyi: "Konstantinopel akan ditaklukkan oleh tentara Islam. Rajanya adalah sebaik-baik raja & tentaranya adalah sebaik-baik tentara" (Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam) 

Abdullah bin Amru bin Al-Ash juga pernah berkisah, "ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah SAW untuk menulis, tiba-tiba beliau SAW ditanya tentang kota manakah yang akan futuh terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma(?)". Rasulullah SAW menjawab, "Kota Heraklius terlebih dahulu (Konstantinopel)" 

Setelah proses persiapan yang teliti, akhirnya pasukan Sultan Muhammad Al-Fatih tiba di kota Konstantinopel pada hari Kamis 26 Rabiul Awal 857 H atau 6 April 1453 M. Di hadapan tentaranya, Sulthan Al-Fatih lebih dahulu berkhutbah mengingatkan tentang kelebihan jihad, kepentingan memuliakan niat dan harapan kemenangan di hadapan Allah Subhana Wa Ta'ala. Dia juga membacakan ayat-ayat Al-Qur'an mengenainya serta hadis Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam tentang pembukaan kota Konstantinopel. 

Semua pasukan bala tentara dengan cepat bekerja sesuai perannya. Bekal spiritual dan mental naik seketika makin bergejolak. Perjuangan yang siap Ini semua memberikan semangat yang tinggi pada bala tentara dan lantas mereka menyambutnya dengan zikir, pujian dan doa kepada Allah Subhana Wa Ta'ala.




Sultan Muhammad Al-Fatih pun melancarkan serangan besar-besaran ke benteng Bizantium di sana. Takbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar!" terus membahana di angkasa Konstantinopel seakan-akan meruntuhkan langit kota itu. Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya berusaha keras membersihkan diri di hadapan Allah Subhana Wa Ta'ala.


Mereka memperbanyak salat, doa, dan dzikir. 



Hingga tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jumadil Awal 857 H atau bertepatan dengan tanggal 29 Mei 1453 M, serangan utama dilancarkan. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Tentara Utsmaniyyah akhirnya berhasil menembus kota Konstantinopel melalui Pintu Edirne dan mereka mengibarkan bendera Daulah Utsmaniyyah di puncak kota. Kesungguhan dan semangat juang yang tinggi di kalangan tentara Al-Fatih, akhirnya berjaya mengantarkan cita-cita mereka, merebut kota Konstantinopel, dan menegakkan islam di tanah Turki.


































Sumber : Wikipedia. Felix Y Siauw,"Muhammad Al-Fatih 1453".
Img Source : google Image.

Sabtu, 06 Februari 2016

Catatan sang hilang arah

Entah, apa yang terlintas di pikiran saya sampai buka lagi blog yang jarang banget diurus ini, apalagi sampai tergugah untuk menggoreskan cerita dalam sebuah ketikan disini.
Singkatlah dalam kata, saya sedang downfeel dengan segala hal yang saya jalani saat ini.
mulai dari stress, ketakutan, khawatir berlebih atau bahkan susah tidur nyenyak karena suatu hal, ya.. suatu hal yang amat berat menurut saya pribadi.
Amanah..
begitulah namanya
bak momok yang menakutkan bagi para insan yang terjerembab dalam masalah,
amanah begitu penting bagi saya, begitu berat pula rasanya

Sepele memang, hanya ditugaskan sebagai ketua dalam sebuah acara angkatan, namun rasa tak mampu dan minimnya pengalaman nyaris memupus harapan saya sebagai ikhwan yang tegar, haha.
kenapa sih emang? jelas saya sendiri ada kesibukan lain yang harus dikorbankan. waktu, tenaga, pikiran, dan juga teman (mungkin). gak abis pikir juga suatu ketika gue sampai terlampau emosi saat ada orang berdiskusi mengenai suatu topik dengan hal-hal yang tak lazim dan seharusnya tak sedemikian tersulut hingga merahlah wajah saya. Maaf kawan, tak seperti itu memang harusnya.

Alhasil, hari-hari kulewati dengan penuh rasa kekosongan, yaa.. hampa
padahal itu terjadi saat gue sendiri sedang menjalani masa liburan semester kuliah yang katanya asik dan anti gabut. memang iya anti gabut bagiku.. tetapi berbeda makna karena terlampau riuh dan hectic parah hingga lupa bahwa harus ada manajemen waktu yang baik.


Dibalik hal itu, terselip kisah yang menggelitik bagi saya. jujur saja, hal ini menarik bagi saya karena jarang dan hampir tidak pernah terjadi dalam masa pencarian jatidiri seperti kata orang terhadap remaja, terlebih saya sendiri yang merasakannya.

Pertama, hal yang satu ini bisa dikatakan bahasa  'alien' paling bodoh dan kolot yang bisa membuat hampir sebagian besar remaja lupa diri. Cinta.
apa itu cinta?, saya teringat kembali masa-masa SMA yang saya lalui hampir tanpa cerita mengenai lingkungan sosial, kecuali hanya status saya sebagai siswa di kelas sosial saat itu.
saya tidak pernah berinteraksi secara intens dan mengarah progresif dengan lawan jenis bila mendengar kata suka atau perasaan cinta ini.
namun saat ini entah mengapa, hal itu sangat berbeda
kuliah memang memberi banyak cerita dan kisah yang diluar dugaan mahasiswanya, yang katanya Maha tapi masih tercantum kata Siswa disitu. wajar saja tak ubahnya arti "student" dalam statuta akademik subjek di luar negeri, indonesia masih memelihara 'kekanak-kanakan' dalam penyebutan orang yang mengeyam pendidikan itu, mulai dari dasar sampai tinggi.

Alhamdulillah wasyukurillah wa ni'matillah..
masih ada kawan yang selalu setia mendengarkan setiap keluh kesah saya selama ini, baik itu kawan lama maupun yang singgah sementara. Namun saya memberi inisial keduanya sebagai sahabat, karena sesungguhnya tak ada yang kebetulan dalam skenario-Nya. lambat laun saya menemukan para motivator rekanan dan karib wa sohib yang katakanlah satu arah, bahkan hingga masa kuliah saya saat ini. ditambah lagi dengan keinginan bergabungnya saya kedalam barisan ikhwan sejati layaknya mars Korsad ala nasyid Izzatul 'Islam dalam komunitas, forum studi, gerakan mahasiswa dan organisasi di lingkup fakultas maupun kampus. Hal ini semakin menambah bekal spiritual dan materil saya untuk menjajaki tiap langkah dengan penuh kepercayaan dan harapan demi terwujudnya mimpi yang saya tuliskan di masa yang akan datang.






Muhammad Yazid Ulwan
Mahasiswa Adm Niaga UI
Sabtu, 6 Februari 2016

Senin, 04 Januari 2016

Masuk UI

Halo sobat
Langsung saja, disini saya akan membagi kisah maupun kesan saya tentang salah satu perguruan tinggi di Indonesia.
saya awali dari perjuangan yang 'panjang' namun terasa singkat bagi saya masuk di salah satu Universitas yang bisa dikatakan terbaik di Indonesia, UI.


Logo resmi UI dan motto


Oke, kenapa sih saya menekankan kata perjuangan diawal tadi?
jadi, alasannya tidak lain karena memang dibutuhkan perjuangan untuk bisa mendapatkan studi di kampus saya sekarang ini, hehe.. tapi jangan risau untuk kawan/adik-adik yang mungkin sedang membaca postingan ini, semoga bisa menjadi referensi maupun gambaran mengenai UI dari saya dalam sudut pandang sebagai mahasiswa baru angkatan 2015 Universitas Indonesia.

MASUKNYA SUSAH?
pertanyaan ini sering saya dengar dari pembicaraan orang-orang kalo sudah mendengar universitas Indonesia. hmm bagi saya itu tidak benar. loh (?) *santai sejenak*
saya sebenarnya juga kaget bisa diterima di UI, lucu kan?? kok kaget? ya.. saya lolos lewat jalur "surprise" yaitu SNMPTN :D . surprise disini bukan semacam undian keluar hadiah ya teman.. namun ada juga usaha yang saya lakukan sebelum bisa mendapatkan hal ini. hehe (maaf kalau berlebihan). 
Eiits, tapi intinya bukan disitu.. melainkan emang harus berjuang habis-habisan waktu SMA untuk bisa dapet limited seat di kampus ini. 
Setiap tahunnya UI gak banyak menerima mahasiswa baru. Di tahun saya hanya sekitar 7000 mahasiswa yang diterima lewat semua jalur (SNMPTN, SBMPTN, SIMAK dan PPKB). Angka yang tidak begitu fantastis bukan? bagi UI angka demikian memang wajar karena universitas ini benar-benar menyaring ketat calon mahasiswa yang mendaftar setiap tahunnya. coba bandingkan dengan Universitas negeri yang lain di Indonesia dengan rata-rata bisa mencapai sepuluh ribu mahasiswa baru, bahkan ada yang menerima hingga belasan ribu mahasiswa. cukup jauh perbandingannya bukan? nah, disinilah keistimewaan UI.

Saya teringat waktu pertama dilaksanakan Orientasi kegiatan kampus, disana berkumpul para guru besar, dekan fakultas dan tak lupa juga rektor kami (Prof. Muhammad Anis) menekankan bahwa "Universitas Indonesia adalah universitas yang menyandang nama besar bangsa Indonesia, terlepas dari peringkat berapapun UI (versi QS world university nomor 1, kemenristek dikti nomor 4 di Indonesia), UI tetaplah pelopor pendidikan tinggi pertama di tanah air, oleh karena itu mari kita menjaga nama besar kampus kita ini". nah inilah dasar yang bisa saya terima mengapa UI begitu teliti memilih calon mahasiswa barunya. TIDAK MAIN-MAIN.. (meskipun bukan jadi tolak ukur yang mengikat). *peace* :))


Dinamika Angkatan tahun 2015


ORANG KAYA DOANG?
Ini anggapan yang sangat keliru loh..
buktinya(?)
kawan saya ada kok yang berasal dari golongan cukup atau bahkan kurang dari segi finansial. . . "but, if u have more capacity and capability on study, there's no reason they ignore you.."
yap bener banget, UI menerima selebar-lebarnya mahasiswa dari kalangan apapun, suku manapun, dan gaya apapun (asal bukan kebanyakan gaya)
kenapa? soalnya temen saya ada yang berasal dari Papua, dia punya visi yang kuat sampai bisa masuk ke UI meski bisa dibilang seadanya saja. nah jadi?? kalau kamu punya kapasitas dan kelebihan, kenapa tidak? ini pasti jadi pertimbangan. pastii!.

UI BAGUS DI LUAR, BIASA "DI DALAM"?

yang ini memang masih menjadi misteri (serem ya..)
hehe, banyak anggapan kalo UI itu paling jago deh kalau ada event dan acara di luar negeri. contoh aja konferensi mahasiswa internasional, simulasi sidang PBB macem MUN (model united nation), organisasi mahasiswa internasional, olimpiade bergengsi, lomba-lomba cetar, dll.
tapi kalo di Indonesia? kok melempem?? (ada yang beranggapan demikian)
siapa bilang?, coba lihat dulu prestasi dari alumnus UI yang sudah memberi kontribusi besar bagi bangsa kita, jangan cuma predikat menang kejuaraan tertentu saja yang dijadikan acuan, apalagi membanding-bandingkan tokoh nasional dengan siapa yang pernah jadi negarawan dan sebagainya la la la. nah disini input-output harus sesuai, mahasiswa dan sesudah lulus harus menjadi tiang-tiang pengemban tugas negara yang baik, bukan mainan gengsi dengan meninggikan satu kelompok aja.

Nah mungkin itu penjelasan ringkas saya mengenai kampus ini, btw saya masih maba di tahun 2015, jadi gak begitu lama masuk, lalu postingan ini saya buat HAHA :D
sekian~
Bonus, gakuat jangan liat #plak


Jumat, 01 November 2013

Memulai Bisnis

  • "Bisnis apa ya?"
  • "Kira-kira laku di pasaran gak ya?"
  • "Waduh, memasarkannya gimana nih?"
  • "Mau bisnis, tapi kapan ya kira-kira??"

     Nah.. mungkin dari pertanyaan-pertanyaan tersebut pernah ada yang terlintas di pikiran kita ketika tertarik pada sebuah "bisnis", lalu bagaimana cara merealisasikannya menjadi sebuah bisnis yang pasti? mari lihat jawabannya berikut ini

1. Bisnis apa yang ingin dijalankan?

pertanyaan ini mungkin selalu menjadi pemikiran awal seseorang yang ingin memulai berbisnis, tapi sebenarnya hal ini tidak perlu dipermasalahkan secara 'jauh di awang' terlebih dahulu, namun pikirkanlah sebuah usaha / berbisnis yang mendatangkan peluang bagi anda untuk meraup keuntungan dari bisnis tersebut. mari kita ambil satu contoh mudah: 

"sekarang sedang trend barang A, dan kebetulan belum banyak yang memproduksi barang tersebut atau bahkan belum ada yang memproduksinya. nah.. di kesempatan inilah anda harus mengambil keputusan secepat mungkin dan mengubah peluang tadi menjadi sebuah usaha baru yang memiliki nilai stratejik". 

2. Apakah laku bisnis saya tadi?

Untuk menjawab pertanyaan kedua ini, anda harus melihat satu faktor utama yang menentukan sebuah produk bisnis bisa laku atau tidak, yaitu harga.
jangan lupa juga terhadap mekanisme pasar yang diberlakukan, baik kebijakan pemerintah, kondisi pasar saat itu, nilai barang tersebut, dan lain-lainnya.
selain itu anda juga harus meneliti dengan benar keadaan di lapangan secara langsung, atau dengan kata lain anda harus melakukan sedikit riset dan survei mengenai bisnis yang anda jalankan, apakah bisnis anda itu banyak peminatnya, atau bahkan justru sebaliknya. 

kemudian setelah anda melakukan sedikit riset tadi, anda akan dapat mengetahui bagaimana keadaan di lapangan yang menjadi lingkup bisnis anda, dan akhirnya didapatkanlah hasil dari permintaan serta animo masyarakat terhadap usaha/ bisnis anda.


3. Bagaimana cara memasarkannya?


Di era modern seperti ini, banyak sekali media-media yang dapat anda gunakan sebagai sarana promosi dari produk-produk yang anda tawarkan. Ada media jejaring sosial, media cetak, dengan membuat "grand launching" dan lainnya. 




Anda dapat memanfaatkan media-media tersebut sebagai sarana 'pengiklanan' dari produk bisnis yang anda punya, apalagi jika ditunjang dengan media online website atau situs khusus yang isinya memuat bisnis anda. dengan begitu, pembeli bukan hanya datang dari tempat-tempat tertentu saja, melainkan dapat berasal dari manapun karena adanya sarana penawaran produk secara online yang sifatnya global, dan jika anda ingin lebih dari itu, anda juga bisa membuat bisnis anda secara online, namun harus ada pertimbangan dahulu baik & buruknya pemasaran secara online tersebut.


4. Kapan bisnis itu bisa dimulai??
Setelah melalui perencanaan yang menyeluruh dan matang, anda sudah dapat memulai bisnis anda!!.

Saya pernah mendengar sebuah kata yang ber-isikan tentang kiat memulai bisnis oleh salah seorang milyuner ternama, Warren Buffet. :


"Bisnis yang baik adalah bisnis/usaha yang dimulai dari sekarang, bukan bisnis yang hanya di cita-cita kan saja dan menjadi angan belaka".




Dari kata-kata tersebut, kita bisa tarik satu kesimpulan bahwa "sebuah bisnis yang BAIK dan stratejik bagi pebisnis cerdik adalah bisnis yang segera mungkin DIMULAI, bukan sebuah bisnis ataupun usaha yang hanya di pikirkan namun tidak ada langkah pasti untuk mewujudkannya".

Sekian dari saya, semoga bermanfaat bagi anda.. dan salam "SuKsesSelalu!!".

Selasa, 22 Oktober 2013

Yazid Bin Muawiyah I, "Si Tangan Besi" penuh Kontroversi Khalifah ke-2 dinasti Umayyah.

      Yazid bin Muawiyah bergelar Yazid I (± 645 - 683 M) ialah khalifah kedua Bani Umayyah dan pengganti ayahandanya Muawiyah.

Yazid I
Masa kekuasaan680 – 683
Nama lengkapYazid bin Muawiyah
PendahuluMuawiyah I
PenggantiMuawiyah II
WangsaBani Abdus Syams
DinastiBani Umayyah
AyahMuawiyah bin Abu Sufyan
IbuMaysun



    Insiden khusus dari masa pemerintahannya terjadi dalam Pertempuran Karbala di mana cucu Nabi Muhammad, Husain bin Ali beserta pengikutnya terbunuh. Tidak hanya Husain tokoh terkemuka yang menentang kenaikan Yazid ke kursi kekhalifahan; ia juga ditentang Abdullah bin Zubair yang menyatakan menjadi khalifah sesungguhnya. Saat orang-orang Hejaz mulai memberikan kesetiaan pada Abdullah, Yazid mengirim pasukan untuk mengamankan daerah itu, dan Makkah diserbu. Selama penyerbuan, Ka’bah rusak, namun pengepungan berakhir dengan kematian mendadak Yazid pada 683.

Sebagai lelaki muda Yazid mengkomando pasukan Arab yang ayahandanya Muawiyah mengirim untuk mengepung Konstantinopel. Segera setelah itu ia menjadi khalifah, namun banyak dari yang ayahandanya telah menjaga di bawah pengawasan memberontak terhadapnya.
Walau disajikan dalam banyak sumber sebagai penguasa yang risau, dengan penuh semangat Yazid mencoba melanjutkan kebijakan ayahandanya dan menggaji banyak orang yang membantunya. Ia memperkuat struktur administrasi khilafah dan memperbaiki pertahanan militer Suriah, basis kekuatan Bani Umayyah. Sistem keuangan diperbaiki. Ia mengurangi pajak beberapa kelompok Kristen dan menghapuskan konsesi pajak yang ditanggung orang-orang Samara sebagai hadiah untuk pertolongan yang telah disumbangkan di hari-hari awal penaklukan Arab. Ia juga membayar perhatian berarti pada pertanian dan memperbaiki sistem irigasi di oasis Damsyik. Ia digantikan putranya Muawiyah II.





Sumber: wikipedia, historiografi islam

Rabu, 03 Juli 2013

Bingung Penjurusan saat SMA? ini kiatnya!


Masa SMA apalagi ketika kelas X di sekolah negeri adalah awal jenjang pendidikan untuk mempersiapkan diri pada penjurusan saat naik ke kelas XI, tapi bagaimana jika penjurusan itu tidak sesuai?, atau bagaimana lagi kalau penjurusan itu hanya didasarkan gengsi saja?.

nah.. mungkin ini realita yang terjadi pada kebanyakan remaja-remaja 'labil' tapi maunya dibilang ' cool / keren' di indonesia khususnya siswa-siswi kelas X yang akan melanjutkan ke kelas XI dengan metode penjurusan berdasar nilai dan kemampuan siswa.

saya akan membagi beberapa kiat untuk menentukan "jurusan yang tepat" bagi kawan2 sekalian.

pertama, menentukan jurusan yang ingin diambil berdasarkan "MINAT" ataupun kemauan. karena dengan minatlah potensi dan bakat kita dapat dikembangkan secara LEBIH. maksudnya lebih adalah bakat yang kita miliki, jika dikembangkan dan tekuni berdasar jurusan yang diminati akan menjadi kekuatan untuk kita sendiri, tentunya akan menjadi lebih mudah dalam kegiatan pembelajaran ataupun di perguruan tinggi nantinya (persiapan saja dahulu :D ).

kedua, buang jauh-jauh image "GENGSI" atau selalu ingin terlihat keren nan baik. mengapa?
GENGSI itu hanya akan menjadi penghalang untuk menentukan jurusan yang sesuai dengan kemampuan anda. Loh kok bisa?? ya jelas, kita ambillah contoh ; 'si AB mendapat jurusan B, sementara si BA mendapat jurusan A, tetapi si AB ingin ke jurusan A karena dia anggap lebih bergengsi, padahal ia tak cukup mampu untuk menjalankannya atau bahkan ia ingin terlihat keren dimata teman-temannya.'
nah, kalau sudah begitu bisa dibayangkan bukan bagaimana kondisi yang akan datang bagi dia?? pasti makin berat lagi beban pikiran si AB, karena jelas.. TIDAK SESUAI KEMAMPUAN nya.
Kalau sudah seperti ini, akan jauh lebih baik kita membuang yang namanya GENGSI ini..
so, dengan kita membuang jauh-jauh "gengsi" kita akan lebih leluasa dalam mengembangkan bakat dan kemampuan kita didalam bidang yang memang kita miliki dan mampu untuk menjalankannya.
(sebagai informasi saja kalau saya dari jurusan IPS loh, saya  cukup berani untuk melepas tittle jurusan yang boleh dibilang lebih bergengsi karena saya merasa lebih nyaman pada jurusan yang saya minati ini :D)

ketiga, pikir kembali cita-cita dan keinginan anda, ini memiliki andil yang cukup besar.. karena dengan begitu anda akan mendapatkan motivasi tersendiri atau gelora yang tertanam dan tersugestikan di pikiran anda bahwa "saya ingin menjadi itu, dan saya harus belajar dengan giat untuk mendapatkan hal tersebut".

yang terakhir sekaligus yang cukup penting adalah, do'a dan masukan dari orang tua kita tentunya, teman, maupun orang2 di sekitar kita. karena dengan itulah motivasi spiritual kita tumbuh dan hati akan terasa tenang dalam menentukan sesuatu.


terimakasih
sekian, wassalamualaikum. :)

Selasa, 02 Juli 2013

Mozart, Sang Maestro abad ke-18

Assalamualaikum..

Halo mas, mbak, dek, bro , sist dimanapun anda berada :D
kali ini saya ingin membuat sebuah postingan biografi dan perjalanan hidup salah seorang komponis terkenal pada masanya yaitu 'Wolfgang Amadeus Mozart' atau yang sering dikenal dengan Mozart.
langsung ajaa..!


Lahir
27 Januari 1756
Salzburg
: Wolfgangus Theophilus Mozart
Meninggal
5 Desember 1791
Wina, Austria
Karya
Sekitar 700 karya


Wolfgang Amadeus Mozart (bahasa Jerman: [ˈvɔlfɡaŋ amaˈdeus ˈmoːtsaʁt]) yang bernama asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart (lahir di Salzburg, 27 Januari 1756 – meninggal di Wina, Austria, 5 Desember 1791 pada umur 35 tahun) adalah seorang komponis. Ia dianggap sebagai salah satu dari komponis musik klasik Eropa yang terpenting dan paling terkenal dalam sejarah. Karya-karyanya (sekitar 700 lagu) termasuk gubahan-gubahan yang secara luas diakui sebagai puncak karya musik simfoni, musik kamar, musik piano, musik opera, dan musik paduan suara. Contoh karyanya adalah opera Don Giovanni dan Die Zauberflöte. Banyak dari karya Mozart dianggap sebagai repertoar standar konser klasik dan diakui sebagai mahakarya musik zaman klasik. Karya-karyanya diurutkan dalam katalog Köchel-Verzeichnis.

Mozart, yang dikenal memiliki kemampuan tala mutlak (mengenal nada dengan tepat tanpa bantuan alat), mengenal musik sejak lahir. Ayahnya, Johann Georg Leopold Mozart adalah komponis penting pada jamannya, salah satu karyanya yang paling penting adalah Kindersinfonie ("Simfoni Anak-Anak"). Wolfgang adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara yang meninggal prematur.Hanya dia dan Maria Anna Mozart ("Nannerl") yang bertahan hidup sampai dewasa. Sewaktu berumur empat tahun, Mozart sudah mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya musik pendahulunya. Dia bahkan menulis komposisinya yang pertama saat berumur lima tahun. Karya-karyanya antara lain adalah Violin Sonata, dan beberapa Minuet. Leopold mengumpulkan semua komposisi ini tanpa sepengetahuan anaknya. Demikian halnya dengan Nannerl, dia juga adalah pemain piano yang sangat handal. Leopold yang menemukan bakat kedua anaknya merasa “terpanggil” untuk memamerkan mereka ke seluruh Eropa.

Pernikahan Mozart
Pada 4 Agustus 1782, Mozart menikahi Constanze di katedral St. Stefanus. Keesokan harinya, Mozart mendapat surat dari Leopold yang isinya merestui hubungan mereka walau surat tersebut bernada dingin. Pernikahan Mozart cukup bahagia walau mereka cukup banyak menghadapi tantangan hidup. Mozart selalu mengalami krisis uang namun dia tak pernah hidup dalam kemiskinan, dan dari enam anaknya, hanya dua yang hidup.
Mozart mencari nafkah dengan mengajar tiga atau empat murid yang kaya dan memainkan konsert-konsert di rumah bangsawan di Wina. Pada Desember 1781, Mozart tampil di Istana Kaisar dalam suatu pelombaan informal dengan Muzio Clementi. Mereka berdua membuat improvisasi secara individual dan bersama-sama memainkan sonata. Meskipun Mozart dianggap menang dalam lomba tersebut, tapi harapannya untuk mendapatkan jabatan di istana tak terpenuhi.


Pada 16 Juli 1782, Mozart menggelar opera Die entfuhrung aus dem Serail. Opera ini mendapatkan sambutan meriah dari publik. Kaisar Joseph II mengatakan pada Mozart bahwa opera tesebut memiliki “nada yang banyak sekali” dan Mozart menjawab “jumlah nada yang tepat secara persis, Baginda“. Bahkan Gluck meminta pertunjukan opera tersebut diulang.
Pada tahun yang sama, ia sering bermain secara rutin di rumah Pangeran Gottfried von Swieten. Swieten yang tertarik dengan musik Barok ternyata memengaruhi Mozart dalam pembuatan komposisi. Mozart mengembangkan gaya kontrapung dalam musiknya.
Pada tahun 1784, Mozart bergabung menjadi anggota Freemason . freemason adalah suatu serikat yang mendukung ide persaudaraan di bawah Tuhan. Berkat serikat inilah Mozart dapat meminjam uang pada saat ia perlu.

Akhir Hayat Mozart
Kembali ke Wina, Mozart mementaskan operanya, Die Zauberflote ("Seruling Ajaib"). Opera ini sukses besar, libretto-nya ditulis oleh Emanuel Schikaneder (1751-1812). Setelah opera ini selesai, Mozart mendapat pesanan dari Pangeran Franz von Walsegg untuk membuat sebuah Requiem yang bermaksud menjadikan komposisi tersebut sebagai karyanya untuk mengenang istrinya yang telah meninggal. Mozart tak sempat menyelesaikan karya besar ini lalu diteruskan oleh muridnya, Franz Xaver Süssmayr. Menurut beberapa sumber, Mozart tak sanggup menyanyikan bagian Lacrimosa saat sedang memainkan lagu ini dengan teman-temannya. Dari musiknya yang kelam, Franz Beyer mengomentari, dalam album Requiem ‘Aku bisa mendengar suara Mozart, yang berbicara untuk kepentingannya sendiri, dengan keadaan yang mendesak, seperti anak kecil yang sakit dan melihat ibunya dengan penuh harapan dan ketakutan akan perpisahan. Mozart juga mengalami takut akan kematian. Pada tanggal 5 Desember 1791, Mozart meninggal, jam satu pagi.




Sekian yang dapat ane bagi kali ini tentang biografi salah satu komponis idola ane Mozart, semoga bermanfaat.

jikalau ada hal yang bersebrangan atau tidak sependapat saya mohon maaf, dan kalaupun ada yang tidak "sehati" , ane mohon jangan SARA, karena saya hanya berbagi informasi saja.
terimakasih, wassalamualaikum :D



*Sumber referensi: wiki, componistBiography.